23 Kelompok seni PMI manggung bareng di karnaval Yuen Long

0
248
Para PMI pengisi acara ikut bergoyang bersama saat karaoke dangdutan 'Lima Menit Lagi' di Yuen Long, Minggu, 20/1/2019

SEKITAR 23 kelompok seni PMI manggung bareng menyajikan performa budaya tradisional dan modern di panggung ‘Embrace Multicultural Project Community Carnival Yuen Long, Minggu, 21/1/2019. Acara yang berlangsung sejak pukul 12 siang hingga 16:30 sore ini menampilkan berbagai tari dan performa dari berbagai etnis minoritas di Hong Kong dan merangkul kelompok-kelompok PMI, pekerja migran Filipina, Nepal serta Pakistan.

Acara yang diselenggarakan Yuen Long Town Hall ini segera penuh menarik perhatian para warga Hong Kong yang tampak antusias merekam setiap aksi di panggung dengan handphone mereka masing-masing.

Pada dasarnya, kelompok-kelompok PMI menyajikan aksi tari budaya tradisional, religius dan juga modern. Penampilan seni religius dari Indonesia diwakili Rebana Lintang Padang Alih Hong Kong yang membuka penampilan dari grup Tanah Air dengan menyajikan sholawat Nabi dan juga penampilan dari NHPP Indonesian Muslim Association.

Sementara penampilan seni budaya tradisional Indonesia yang memukau banyak warga Hong Kong yang hadir, diwakili antara lain oleh Kencono Wungu dengan aksi lincah tari jaipongan, Golpindo Hong Kong yang menyajikan Goyang Karawang, Singo Wiromo dengan tari reyog, Gandrung Banyuwangen yang ditampilkan oleh ISSKB Banyuwangi, Sanggar Budaya Hong Kong dengan Balinese Asmarandana, Kompas-Tulungagung dengan reog kendang, INA Ijone Indonesia dengan jaranan kreasi serta Paguyuban seni kreasi lare jawi yang juga menyajikan tari jaranan, Larosa Arum yang menyajikan Jejer Gandrung Jaran Dawuk, serta bumbu manis dari aksi lincah Melody Dancer yang menyajikan tari piring dari Sumatra Barat.

“Pada dasarnya kami mengikuti event ini karena selaras dengan visi dan misi kelompok kami yaitu untuk melestarikan tari dan budaya tradisional Tanah Air di negeri orang,” kata Kamtini dari grup Reyog Singo Wiromo kepada SUARA, di sela-sela pertunjukan.

Selain tradisional, kelompok PMI juga tak kalah memukau dengan aksi tari modern. Warga Hong Kong dipukau tari modern hip hop dari Sweet Move Dancer dan Java Gallery Dancer, Zumba dance dari Golpindo, reggae mix dari Popeye Indonesia, serta tari modern dari Elso Dancer Indonesia JR Dancer dan Mantul Girls.

Aksi karaoke dangdutan semakin membuat suasana ceria saat para PMI lainnya tanpa segan ikut meramaikan panggung sebagai bentuk solidaritas sebangsa setanah air. Para PMI asyik bergoyang mengikuti lantunan karaoke lagu dangdut ngetop ‘Lima Menit lagi’, sontak membuat suasana terasa hangat meskipun di tengah-tengah musim dingin.

Acara ditutup dengan aksi karaoke dari Ganis Karaoke & Dancer yang melantunkan lagu Rong yi Shou de nu ren dengan fasihnya.

Terhitung ada 40 kelompok seni dari PMI dan pekerja migran Filipina yang tampil bareng dan memukau para penonton warga HK hari itu.

Facebook Comments