8 nelayan Indonesia diculik kelompok teroris Abu Sayyaf di Malaysia

0
539
Kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina/foto:Reuters

MILITER Filipina mengumumkan, Minggu, 19/1/2020, mereka melancarkan operasi penyelamatan 8 nelayan Indonesia yang diculik oleh kelompok teroris Abu Sayyaf. Operasi ini berhasil membebaskan 3 nelayan yang menjadi korban, namun 5 nelayan lainnya masih dalam penyanderaan kelompok teroris Abu Sayyaf yang terkait dengan kelompok ISIS ini.

Reuters melaporkan 8 nelayan Indonesia ini diculik kelompok Abu Sayyaf saat mereka berada di perairan Sabah, Malaysia pada Kamis, 16/1/2020. Para nelayan ini lalu dibawa ke markas kelompok Abu Sayyaf di Provinsi Sulu, selatan Filipina.

Letnan Jenderal Filipina Cirilito Sobejana yang menjadi komando militer di Mindanao Barat, Filipina, menyatakan, penculikan para nelayan Indonesia itu terjadi sehari setelah militer Filipina bertempur dengan kelompok Abu Sayyaf di dekat Pulau Sulare, Parang Town, Sulu, Filipina. Pertempuran itu memakan korban jiwa satu orang tentara dan menghancurkan sebuah kapal milik kelompok teroris Abu Sayyaf, yang diduga digunakan untuk menculik korban-korban mereka.

Menurut Sobejana, Pemerintah Malaysia bekerjasama dengan Militer Filipina untuk membebaskan para nelayan Indonesia tersebut.

Sementara Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan mereka telah berkoordinasi dengan Pemerintah Filipina dan masih menunggu informasi selanjutnya.

Facebook Comments