Menurut kepercayaan tradisional China, Ghost Festival jatuh pada hari kelima belas bulan ketujuh dalam Lunar Kalender yang tepatnya jatuh pada hari Sabtu 25 Agustus 2018. Dimana hari kelima belas disebut hari Hantu (Ghost Day) dan selama bulan tujuh disebut Bulan Hantu (Ghost Month).

Dalam bulan ini, dipercaya arwah leluhur atau para hantu yang sudah meninggal akan keluar dari alamnya dan akan mendatangi para keturunannya yang masih hidup. Festival ini berbeda dengan Qing Ming Festival di musim semi, yang mana di festival Qing Ming para keturunan yang masih hidup akan mengunjungi ke makam sebagai penghormatan.

Festival ini juga dikenal sebagai Bulan Hantu Lapar (Hungry Ghost Festival /Yulan Festival). Bagi penganut kepercayaan Tao dan Budha, mereka akan mengadakan ritual memberi makan leluhur mereka.

Meskipun asal-usul festival tidak berbeda dengan Helloween di Barat, namun secara intrinsik terkait dengan praktik pemujaan leluhur Cina. Ritual memberi makan hantu bisa dilihat dimana banyak orang yang membakar dupa di pinggir jalan dan membakar uang palsu serta benda lain yang menyerupai barang mewah sebagai bekal para hantu dan leluhur di akhirat. Berbagai jenis makanan dihidangkan dalam ritual sembahyang.

Dalam edisi Yulan Festival tahun ini, sebuah pameran yang menampilkan seni dan kebudayaan tradisional akan dipentaskan di Victoria Park. Juga akan ada pertunjukan Opera Cina di sekitar kota, biasanya diadakan di panggung bambu, untuk berdoa dan pemujaan kepada para dewa.

Asal usul Yu Lan Ghost Festival di Hong Kong
Sekitar 1,2 juta orang yang berasal dari Chiu Chow (Chaozhou) di provinsi Guangdong China tinggal di Hong Kong. Selama Festival Hantu Lapar, mereka mengatur pelaksanaan ritual Yu Lan Ghost Festival, yang berlangsung selama seluruh bulan lunar ketujuh. Festival ini telah diadakan selama lebih dari 100 tahun dan secara resmi terdaftar sebagai bagian dari warisan tradisi budaya Cina.

Di Hong Kong selama Agustus ini, bisa melihat orang-orang Chiu Chow yang menduduki taman, serambi/teras rumah, pinggir jalan, dan tempat-tempat lain yang cukup luas untuk persembahan kepada leluhur mereka dan hantu-hantu pengembara, membakar dupa dan kertas joss, mendistribusikan nasi gratis, dan menampilkan Opera Cina dan drama Chiu Chow untuk hantu yang membutuhkan sedikit hiburan. Ritual lain termasuk melepaskan miniatur perahu kertas dan lentera di atas air, bertujuan memberikan arahan kepada hantu dan roh para dewa yang hilang atau tersesat.

Facebook Comments