Kursus usaha BMC gelar wisuda 52 PMI

0
376

KURSUS usaha untuk para PMI yang digawangi Universitas Ciputra yaitu BMC atau Buruh Migran Cerdas (BMC) menggelar wisuda untuk 52 peserta kursusnya di Causeway Bay, Hong Kong, Minggu, 16/6/2019. Parawisudawan tersebut lulus dari kursus kelas materi, komputer, menjahit dan kuliner.

Pada acara yang diadakan mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore tersebut, Pembimbing BMC yaitu Antonius Tanan dari Ciputra Entrepreneur, Surabaya turut hadir memberikan seminar wirausaha untuk para PMI.

Setiap minggunya, kursus BMC ini dibina oleh Tri Sumiyatik dan rekan-rekan PMI yang telah senior sebagai pembimbing. Salah satunya adalah PMI yang nama bekennya dikenal dengan sebutan “Oshin”.

Oshin sendiri kini telah merintis usaha membuat dan menjual sambal yang diberi merek berdasarkan nama bekennya yaitu ‘Oshin’. “Untuk bisa maju dan bisa sukses, kuncinya jangan menyerah karena keadaan tapi bangkitlah demi merubah keadaan itu dengan niat, tekad, usaha dan berdoa,” kata Oshin kepada SUARA.

Kursus BMC ini sendiri mengajarkan Bisnis Model Canvas yaitu cara berbisnis yang dimulai dengan pertama-tama membuat gambar model yang dapat menjelaskan bagaimana kekuatan dan tantangan bisnis yang akan kita mulai. Dengan Bisnis Model Canvas ini para PMI belajar untuk pertama-tama mencari siapa segmen pelanggan yang ditarget oleh bisnis itu nantinya, apa yang menjadi nilai tambah atau kekuatan produk atau jasa yang akan ditawarkan sebagai kekuatan atau keunggulan bisnis PMI itu, cara apa yang akan digunakan untuk memasarkan produk atau jasa bisnis itu, bagaimana cara menjangkau lebih banyak orang yang belum tahu produk atau jasa tersebut, menjabarkan struktur finansial (jumlah penjualan dan pengeluaran), aktivitas bisnis, patner-patner usaha dan biaya bisnis.

Adapun beberapa keterampilan dan materi bisnis yang dipelajari serta dipraktekkan para PMI peserta kursus BMC antara lain adalah menjahit, tata rias, potong rambut, komputer dan bisnis kuliner.

Kursus ini dipelajari bersama secara online melalui facebook dan telah didirikan selama 5 tahun di Hong Kong.

Artikel akan dimuat di SUARA cetak edisi Juli Main 2019 terbit 5 Juli 2019

Facebook Comments