Caom, bandnya anak-anak kreatif : Tetap manggung meski senar putus

0
301

BUKAN hanya dunia fashion saja yang digali oleh para  PMI PMI untuk menyalurkan bakat  dan uji nyali. Dunia musik pun tak kalah ramenya! Simak saja grup keren CAOM BAND, yang tampil meramaikan acara HALAL BIHALAL  yang diselenggarakan KICI( Komunitas Ibu Cerdas Indonesia) dan VCG di Lai Chi Kok, Minggu, 14/7/2019.

Para sahabat PMI tentunya udah nggak asing lagi kan dengar nama band yang satu ini ? Terbukti saat Caom Band tampil, para penonton langsung ikut bergoyang dan kompak menyerukan dukungan mereka. Memang keren soalnya… Mereka tampil layaknya bagai tanpa masalah!

Tapi eh, nanti dulu… Selesai manggung, Mesther, salah satu pentolan Caom diam-diam berbisik kepada SUARA. “Tadi itu satu senar gitar kita sempet putus loh… tapi kitanya tetap aja terus main. Nggak sadar kan?,” katanya sambil nyengir-nyengir.

Begitulah kalau anak kreatif manggung. Ada halangan muncul malah dijadikan tantangan untuk bisa tampil maksimal. Memang demikian adanya dengan Caom, yang adalah singkatan dari Creativity Art of Migrant atau kalau dibahasa Indonesiakan artinya Kreativitasnya Anak Migran. Apa tujuan dibentuknya band ini? Tak lain tak bukan band yang sudah berusia hampir 5 tahun ini ingin menjadi tempat menyalurkan dan menampilkan kreativitas para anak migran, dengan kerap manggun di berbagai acara PMI.

Agar jangan penasaran, kita langsung bahas personilnya satu persatu yuk! Eling  dari cilacap bertindak sebagai vocal, Reza dari Jakarta  sebagai vokal 2, Fefe dari Kediri sebagai basis, Ketut dari Bali memegang gitar melodi, Zhio  dari Magelang sebagai drumer ,dan Mesther dari manado  sebagai keyboard.

“Suka dukanya banyak, apalagi yang sebagai pendiri Caom, perjuangan bagi saya selama ini untuk bisa terus mempertahankan Caom dan puji Tuhan, kami masih bisa berdiri sampai sekarang ” kata Mesther, lagi.

Band yang bergenre pop alternatif ini menuai musik mereka terinspirasi dari sebuah band yaitu G ROCK. Namun selanjutnya dalam perkembangan Caom, mereka bukan hanya mengulik pop alternatif saja , namun juga tak kaku membawakan lagu rock dan juga metal. Mesther menyatakan, semuanya itu dilakukan karena para personel Caom merasa kebahagiaan tersendiri saat melihat para penonton terhibur dengan penampilan mereka.

Sejak berdiri sampai Sekaran, formasi Band Caom memang beberapa kali berubah karena ada personelnya yang pulang ke Indonesia ataupun yang tak lagi bergabung karena memang tidak ngeband lagi. Namun Caom yang pernah mendapatkan juara kedua saat lomba KJRI ini terus bertahan bahkan sampai membuat evennya sendiri pada tahun 2015, 2016 dan 2017.

Saat ini, Caom sedang mengadakan lomba kreasi cipta lagu yang yang berhadiah uang dengan batas waktunya sampai tgl 28 Juli 2019 nanti dan pemenangnya akan diumumkan pd tgl 10 Agustus 2019.

Selain itu, mereka juga sedang mempersiap album single yang pertama dengan lagu berjudul “Sudah Cukup”, yang tak lain tak bukan adalah ciptaan mereka sendiri. Katanya sih… syair lagu “Sudah Cukup” ini terinsipirasi dari masalah hubungan asmara yang lebih banyak bikin repot daripada senangnya, hehehe…

Akhir kata, Mesther berpesan agar para PMI terus memanfaatkan waktu libur untuk menyalurkan kreativitas ke dalam hal yang berguna. Salam CAOM!

Artikel dimuat di SUARA edisi July Mid 2019, terbit 26 Juli 2019

Facebook Comments