Foto kontestan hampir bugil menyebar di internet, Konsul Filipina jadi anti kontes kecantikan

0
1308
Foto hanya ilustrasi

Konsul Labor Konsulat Filipina di Hong Kong, Jalilo Dela Torre meminta pekerja migran mereka untuk tidak ikut-ikutan kontes kecantikan lagi setelah foto-foto para kontestan Filipina yang tampil di sebuah kontes berbusana minim jadi viral di internet.

Foto-foto tersebut menunjukkan para kontestan yang sebagian besar adalah pekerja migran ini tampil setengah telanjang dalam busana renang minim untuk memperebutkan titel “Hot Babes 2018” di salah satu diskotek di Wan Chai.

“Saya sangat tidak mendukung kontes-kontes kecantikan seperti itu, terutama kalau sampai mengekspos bagian-bagian tubuh yang tidak pantas dipertontonkan,” kata Dela Torre.

Della Torre menyatakan dia telah berbicara dengan Leo Selomenio, ketua dari Gobal Alliance yang adalah salah satu grup komunitas Filipina di Hong Kong, dan kelompok tersebut setuju untuk tidak lagi mendukung atau mengadakan kontes kecantikan lagi.

Della Torre berkata dia akan melaporkan masalah tersebut kepada Konsul Jenderal Filipina Antonio Morales, agar Konsulat Filipina mengadakan rapat khusus komunitas-komunitas Filipina di Hong Kong untuk membahas masalah tersebut.

“Saya harap ini dapat memulai gerakan dari komunitas untuk tidak lagi menoleransi kontes kecantikan. Saya harap yang lainnya dapat mengikuti (keputusan) Global Alliance (untuk tidak lagi mengadakan kontes kecantikan. Itu memalukan. Foto-foto itu harusnya tidak diperlihatkan lagi,” kata Torre.

Kontes Kecantikan Hot Babes 2018 diselenggarakan di Wan Chai pada 18 November 2018 dan banyak mempertontonkan para pekerja migran Filipina yang tampil berbusana renang yang minim. Foto-foto panas para kontestan ini kemudian menyebar viral di berbagai media sosial dan membuat malu Konsulat Filipina.

“Foto-foto itu diambil dan disebarluaskan di internet. Jadi, kami melacak nama penyelenggaranya dan saya telah berbicara dengan dia,” kata Dela Torre.

Menurut Dela Torre, penyelenggara yang berkebangsaan Filipina itu telah minta maaf saat menemui Konsul Labor ini di kantor Philippine Overseas Labor di Hong Kong. Pertemuan ini sempat berjalan panas pada awal mulanya sampai-sampai Dela Torre harus memanggil polisi, karena wanita penyelenggara tersebut datang bersama seorang laki-laki yang mengaku sebagai pengacara dan menolak pergi.

“Saya sudah bicara dengan penyelenggara kontes itu dan dia akhirnya mengaku salah. Dia berjanji tidak lagi melakukannya. Dia mengeluarkan permintaan maaf publik,” kata Dela Torre.

Menurut Dela Torre, tindakan penyelenggara menyebarluaskan foto-foto para kontestan yang hampir bugil itu tidak hanya memalukan Filipina, tapi juga kontes kecantikan yang menarik uang dari setiap kontestan yang ikut juga membebani pekerja migran Filipina di Hong Kong.

“Biaya ikut kontes kecantikan di Wan Chai ini adalah HK$ 1300, tapi hadiah untuk pemenang ketiga pun hanya HK$ 1000. Jadi sekalipun kalau kamu menang juara ketiga, kamu sebenarnya masih rugi,” kata Dela Torre.

Konsul Jenderal Filipina juga memperingatkan para pekerja migran bahwa memposting foto atau video tak pantas di sosial media adalah kejahatan pidana di Hong Kong. Pelakunya dapat dedenda HK$ 1 juta dan dipenjara maksimal 3 tahun.*

Facebook Comments