Gebyar ciamik kreasi merah putih dari Green Family

0
183
Para pemenang berpose di panggung usai acara/foto:Riris

PERAYAAN 17-an biasanya diisi dengan acara panjat pinang atau lomba makan kerupuk. Namun Green Family Tresno Wiro Budoyo melangkah lebih jauh dengan menyajikan lomba ciamik fashion kreasi merah putih untuk memperingati hari ulang tahun kemerdekaan negara kita, Indonesia, yang ke-74 pada tahun ini.

Bertepatan pada Minggu, 18/8/2019, Green Family mengadakan berbagai macam perlombaan, diantaranya adalah lomba karaoke bebas, fashion batik casual ,tari tradisional , fashion kreasi merah putih ,dan kebaya glamour di Sai Ying Pun Community Hall, yang dapat dicapai dari MTR Sai Ying Pun Exit C. Acara yang dimulai dengan pemotongan tumpeng dan tari tradisional ini sukses diselenggarakan dengan lancar dan meriah sekalipun hari itu berbagai aksi demonstrasi diselenggarakan di berbagai penjuru Hong Kong Island.Sekalipun para panitia harus berusaha ekstra berusaha mengamankan daerah sekitar agar para peserta serta undangan tetap aman.

Handika Yosi, PMI asal Lampung Utara yang menjadi penyelenggara acara ini menyatakan memilih menggelar perlombaan fashion batik, kebaya glamour serta kreasi merah putih ini karena mereka benar-benar menjiwai dan ingin melestarikan budaya Indonesia yang terkenal dengan kebaya dan batiknya. “Selain itu bertujuan agar PMI tetep maju, terus melestarikan budaya bangsa kita ,dan mengangkat nama Indonesia,” kata Handika Yosi kepada SUARA.

Selain untuk merayakan hari ulang tahun Republik Indonesia, acara ini juga diselenggarakan untuk merayakan ulang tahun peresmian jaranan tradisional Tresno Wiro Budoyo yang ke-4. Untuk merayakan tujuhbelasan, fashion kreasi merah putih diperlombakan untuk menyalurkan bakat PMI pencinta fashion di Hong Kong, dipadu dengan lomba fashion batik dan kebaya glamour yang mewakili rasa cinta PMI akan tradisi Tanah Air sekalipun sedang tinggal dan bekerja di luar negeri. Mantul!

Foto oleh Riris

Keunikan acara tujuhbelasan yang berbalur patriotisme Indonesia terlihat kental saat para PMI peserta tampil dengan kreasi merah putih buatan mereka sendiri di atas panggung. Ada yang mengenakan masker fashion berbentuk garuda, fashion bergaya glamour namun bernuansa kental merah putih serta aksi catwalk yang dipadu dengan pengibaran sang saka merah putih di atas panggung. Wah, jadi terharu deh!

“Saya secara pribadi merasa bangga dengan PMI yang begitu tinggi tekad dan niatnya mengangkat nama Indonesia,” kata Handika, usai menyaksikan semua kreasi merah putih para peserta.

Singkat kata, menurut Handika, inilah cara PMI pecinta fashion untuk mengucapkan; Dirgahayu Indonesiaku!*

Artikel dimuat di SUARA edisi August Mid 2019, terbit 23 Agustus 2019

 

Facebook Comments