Geger Surat Suara Tercoblos di Malaysia

0
237
Foto: Isitimewa/merdeka.com

Beberapa video viral di media sosial terkait surat suara yang sudah tercoblos di Malaysia. Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan video surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, yang ditemukan oleh petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur bukan berita bohong meski kebenaran isinya masih harus diuji. Menurut Bagja, pihaknya masih melakukan rapat pleno terkait kejadian tersebut.

“Kan harus diteliti surat suaranya asli atau tidak, apakah memang surat suara dari KPU atau bukan, kemudian di mana kejadiannya. Kan ada beberapa video, ada yang lagi nyoblos, itu dari pengawas yang sama atau tidak. Kita harus cek jangan sampai nanti hanya beberapa sampel tapi kemudian merusak semua 5.500 surat suara itu,” kata Bagja seperti dilansir Kompas.com, Kamis (11/4/2019).

Surat suara tersebut ditemukan sudah tercoblos dengan piliohan Capres-Cawapres 01 Joko Widodo-Maruf Amin, sementara surat suara pemilihan legislatif sudah tercoblos caleg dari Partai Nasional Demokrat dan Partai Demokrat.

Menyikapi temuan tersebut, Presiden Joko Widodo meminta peristiwa tersebut di cek dan dilaporkan ke Bawaslu.

“Ya dicek saja lah. Kalau itu benar dan itu merupakan pelanggaran, laporkan saja ke Bawaslu. Mekanismenya jelas kok. Enggak usah diangkat isu-isu yang enggak jelas,” kata Jokowi di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019).

KPU saat ini sedang melakukan konfirmasi kepada Kelompok Kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) perihal video viral yang berisi materi surat suara tercoblos di Malaysia.

“Pokja PPLN sedang mengkonfirmasi, apakah beritanya benar atau tidak, apa yang terjadi, dan dimana (lokasinya),” kata Komisioner KPU, Ilham Saputra, Kamis (11/4/2019).

Ilham mengatakan KPU masih terus mencari tahu lokasi kejadian dalam video soal surat suara tercoblos di Malaysia tersebut. Begitu juga mengenai siapa pelaku pencoblosan.

“Kalau dari video belum ketahuan pelakunya siapa.” Ujarnya.

Dia juga belum mengetahui apakah peristiwa itu sudah dilaporkan ke Panwaslu Malaysia. Dan kalau sudah, apaka rekomendasi yang diberikan Panwas Malaysia kepada petugas PPLN. Ilham masih menunggu kejelasan kejadian secara detail. KPU juga akan melakukan kajian kalau sudah mendapat rekomendasi resmi dari Bawaslu.

Facebook Comments