Hadapi 87 ribu pemilih, Konsulat Filipina selenggarakan pemilu sebulan penuh di Bayanihan Center

0
235
Pemiu Filipina di Hong Kong diselenggarakan dengan menggunakan mesin pemilih.

PADA saat bersamaan dengan Pemilu 2019 untuk WNI di Hong Kong, ternyata warga Filipina di kota ini juga menjalani pemilu untuk memilih anggota parlemen mereka.

Namun berbeda dengan pemilu Indonesia yang hanya diselenggarakan selama satu hari, Filipina menyelenggarakannya selama sebulan penuh untuk memberi kesempatan bagi 87 ribu pemilih mereka di Hong Kong menyalurkan suara mereka.

Pemilu Filipina ini diselenggarakan terpusat di satu tempat yaitu di Bayanihan Center, mulai dari 13/4/2019 hingga 13/5/2019. Pemilih dapat datang mulai pukul 8 pagi-5 sore pada hari pertama yaitu 13/4/2019, lalu mulai pukul 9 pagi-5 sore pada hari-hari selanjutnya. Khusus untuk hari pemilihan terakhir yaitu pada 13/5/2019 nanti, tempat pemilihan akan dibuka satu jam lebih lama yaitu dari pukul 9 pagi hingga 6 sore.

Deputi Konsul Jenderal Filipina untuk Hong Kong, Robert D. Quintin menyatakan bahwa jumlah pemilih Filipina di Hong Kong terus-menerus menjadi yang paling banyak di antara pemilih Filipina dari negara-negara lainnya di dunia.

“Menurut sejarah sebelumnya, kita selalu yang paling banyak kalau tentang jumlah pemilih (Filipina di luar negeri),” kata Quintin, dalam wawancara 10 April 2019.

Menurutnya tahun ini ada sekitar 87.441 warga Filipina yang telah mendaftar sebagai pemilih di Hong Kong. Jumlah ini meningkat drastis dari pemilu pemilihan presiden Filipina pada 2016, di mana jumlah pemilih Filipina di Hong Kong hanya berkisar 46 ribu.

 

 

Facebook Comments