Hati-hati posting, Instagram kini luncurkan perangkat anti bully

0
77
Foto:T3Middlee

JANGAN sembarangan membully orang di media sosial., Instagram alias IG, kini meluncurkan perangkat anti bully yang akan otomatis medeteksi komentar-komentar kasar di media sosial tersebut.

Jika Anda menuliskan komentar kasar semisal “Dasar bodoh,” atau “Kamu nggak waras, ya?” dan sejenisnya, Instagram otomatis akan menjeda postingan komentar tersebut. Sebaliknya malah akan muncul pertanyaan, “Apa Anda yakin (akan memberi komentar ini)? Coba pelajari lagi”.

Jika Anda mengklik kata “Coba pelajari lagi”, maka akan muncul pernyataan otomatis: “Kami meminta orang-orang untuk berpikir ulang berkomentar (kasar) kepada orang lain,seperti yang pernah dilaporkan.”

Anda dapat mengacuhkan pernyataan tersebut dan tetap memposting komentar kasar itu, tapi Instagram menyatakan bahwa perangkat ini berfungsi untuk mengajak para pengguna berpikir ulang memposting komentar yang mungkin dapat menyakiti perasaan orang lain.

Perangkat anti bully Instagram ini menurut Chief Executive mereka, Adam Mosseri, diluncurkan karena banyaknya kasus-kasus bully di media sosial yang salah satunya sampai mengakibatkan seorang remaja Inggris, Molly Russel, memutuskan untuk bunuh diri karena stres.

“Kami dapat melakukan lebih banyak untuk mencegah bullying di Instagram, dan kami dapat membantu orang yang menjadi target bully itu untuk bisa membela diri mereka,” tulis Mosseri di blogspot-nya, Senin, 8/7/2019.

Perangkat anti bully ini sementara hanya ada dalam Bahasa Inggris, namun akan segera diluncurkan secara global dalam berbagai bahasa lainnya.

Selain itu, Instagram juga mengeluarkan perangkat anti bully yang bernama Restrict, yang didesain terutama untuk para pengguna berusia remaja. Jika Anda memasang Restrict di smartphone Anda, maka alat ini secara otomatis akan menolak semua postingan yang isinya adalah komentar-komentar kasar.

“Kami dengar bahwa anak muda di komunitas kita biasanya segan memblok, unfollow atau me-report orang yang membully mereka karena hal itu akan semakin memanaskan masalah, terutama jika mereka berinteraksi dengan orang itu di kehidupan nyata, kata Mosseri kepada BBC.

Jadi, menurut Mosseri, dengan memasang Restrict, diharapkan otomatis komentar-komentar kasar yang dapat membully tersebut akan terblok secara otomatis.

 

Facebook Comments