Ingin jadi super model? Ikutan Murine Tsui Modelling School, yuk!

0
638

SUDAH jadi rahasia umum jika banyak PMI di Hong Kong punya talenta di bidang modelling. Ayo, jangan sia-siakan bakatmu dan asah terus hingga menjadi super model Hong Kong. Tapi, bagaimana caranya?

Adalah Murine Tsui, seorang model yang pernah meraih juara 1st runner up dalam kompetisi Super Model Hong Kong yang diadakan TVB. Pemilik Murine Tsui Modelling Agency dan Murine Tsui Modelling School ini sangat setuju bahwa banyak PMI di Hong Kong sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi model profresional.

“Siapapun bisa menjadi seorang model profesional. Termasuk para Pekerja Migran Indonesia yang ada di Hong Kong. Mereka cantik-cantik dan memiliki bakat yang luar biasa serta rasa percaya diri yang tinggi. Kalau saja bakat yang ada dalam diri mereka terus diasah, saya yakin, kelak mereka bisa menjadi seorang model profesional yang mampu bersaing ketika pulang ke Indonesia,” kata Murine kepada SUARA.

Murine sendiri telah mendirikan sekolah modeling sejak tahun 1994, yang sejak itu pula, menjadi kawah candra dimuka yang menghasilkan model-model profesional di Hong Kong. Selepas mengikuti sekolah modeling ini, para tamatan yang berpotensi bisa langsung digaet Murine Tsui Modelling Agency untuk disalurkan bekerja sebagai model professional loh…

Masuk Murine Tsui Modelling Agency berarti kamu juga akan punya banyak kesempatan melalang buana. Para klien Murine Tsui Modelling Agency  tak hanya berasal dari Hong Kong, tapi juga berbagai negara Asia termasuk China, bahkan membelah benua hingga ke Amerika Serikat. Murine dan para modelnya  seringkali diundang dan berpartisipasi ke berbagai acara internasional seperti OSCAR di Amerika Serikat, fashion show untuk Indian Bussinessman Association, International Revlon Hair Show, Bai Ma Fashion Week di Guangzhou, Shanghai Property dan lainnya.

Tak heran jika para model dari Murine Tsui Agency akan selalu melalang buana. Murine sendiri telah menjajal kemampuannya di tingkat internasional hingga pernah dinobatkan sebagai Miss Model of The World dengan predikat The Best Catwalk &Miss Friendship di Istanbul. Hebat, yah?

Sssst… ternyata Murine Tsui ini keturunan Indonesia, loh!

ini juga ternyata adalah keturunan Indonesia.  “Ya, ibu saya berasal dari Jakarta. Orang Indonesia yang memiliki darah China. Sementara  saya lahir dan tumbuh  besar di Hong Kong. Saya sering berlibur ke Indonesia dan mengunjungi keluarga saya di Surabaya,” katanya Jelasnya pada SUARA.

Dengan bakat dan kreatifitas yang dimilikinya,  Murine dengan aktif mengantarkan para modelnya bersaing di industri fashion. Tercatat lebih dari 25.000 murid yang sudah mendapatkan pelatihan professional di Murine Tsui Modelling School.  Dari jumlah itu, 1000 lebih diantaranya telah bekerja di perusahaan skala besar dan terjun di industri periklanan.

Kesuksesan pribadi yang telah diraihnya selama bertahun-tahun, kini Murine curahkan dalam bentuk komitmen untuk selalu melatih dan menyalurkan para model berkapasita terbaik dan mampu melakukan kerjasama dengan perusahaan luar negeri serta terjun di berbagai kompetisi internasional.  Sebut saja berbagai badan seperti HTDC, Cathay Pasific, SOGO, CRC Departement Store, Shangri-La, HLDCY, dan Consulate General of India.

Sebenarnya, di kalangan PMI pun sosok Murine Tsui tidaklah asing lagi. Wanita bertubuh tinggi semampai 177 cm ini kerap diundang sebagai juri  berbagai lomba fashion PMI untuk menilai lenggak lenggok para peserta di atas panggung.

Sebagai juri, Murine menyatakan bahwa menjadi seorang model tidak melulu dipatok dari  tinggi dan berat badan ideal, warna kulit tubuh, ukuran serta wajah yang menarik. Jadi jika kamu merasa kurang cantik hanya gara-gara kulit kurang putih atau tubuh kurang tinggi, jangan langsung patah arang. Standar menjadi seorang model tidaklah sebatas itu saja.

Zozibini Tunzi, pemenang kontes kecantikan Miss Universe 2019 asal Afrika Selatan bahkan secara jujur mengaku merasa dirinya tidaklah cantik karena berkulit legam. “Saya dibesarkan di dunia di mana perempuan yang tampak seperti saya, dengan jenis kulit seperti saya dan jenis rambut seperti saya tidak pernah dianggap cantik,” katanya. Tapi buktinya? Tunzi dinobatkan jadi Miss Universe 2019, loh…

“Hal yang paling penting adalah, berusahalah untuk menjadi yang terbaik,” kata Murine, memberi tips untuk para PMI yang ingin mengembangkan talenta mereka di bidang modeling.

Jadi guys, bekerja sebagai pekerja migran tidak akan menutup kesempatan untuk kamu meraih kesuksesan atas bakat yang kamu punya. Teruslah belajar dan berkarya serta perbaiki kualitas diri. Bagi kalian yang ingin mengikuti kursus modelling bersama Murine, bisa langsung datang ke Room B, lantai 8 KO’S HOUSE, 577 Nathan Road. Mong Kok. Atau WA ke no 56260238. *

Artikel dimuat di SUARA edisi January Main 2020, terbit 10 January 2020

 

 

Facebook Comments