Jadi calo tenaga kerja , Yanto dan Mary ditahan polisi di Taiwan

0
86
Foto hanya ilustrasi/Taiwan News

PASANGAN WNI bernama Yanto, 57 tahun, dan Mary, 58 tahun, ditahan polisi di Taiwan atas dugaan menipu seorang wanita Indonesia dengan menawarkan jasa calo tenaga kerja berimbalan NT$ 600 ribu atau hampir sekitar HK$ 150 ribu.

Keterangan pers dari Kepolisian Hualien County Taiwan, Minggu, 2/6/2019, menyatakan bahwa wanita Indonesia yang telah menjadi warga negara Taiwan dan menikah dengan penduduk lokal tersebut mendatangi toko Indonesia milik Yanto dan Mary. Di toko itulah, Yanto dan Mary menawarkan jasa calo untuk saudara korban dengan imbalan NT$ 600 ribu.

Yanto dan Mary bermulut manis dengan mengajak korban makan malam bersama, ngobrol dalam Bahasa Indonesia serta mengklaim mereka ahli mengurus ijin tenaga kerja di Taiwan. Kepada korban, Yanto dan Mary menyatakan mereka dapat membantu saudara korban untuk bekerja di Taiwan.

Korban yang memiliki dua saudara yang ingin bekerja di Taiwan pun segera terbujuk. Dia menyerahkan total NT$ 600 ribu dan semua dokumen yang diperlukan untuk mengajukan visa tenaga kerja ke Taiwan.

Namun setelah beberapa lama, pasangan Yanto dan Mary kembali menghubungi korban untuk minta uang tambahan. Korban pun curiga dan melapor ke polisi.

Kepolisian Taiwan menahan Yanto dan Mary, Minggu, 2/6/2019, dan menahan sekitar NT$ 51 ribu, gelang-gelang emas, cincin, telepon selular dan kartu ATM milik pasangan tersebut sebagai bukti. Saat berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam investigasi.

Facebook Comments