Jokowi resmi umumkan ibukota akan pindah ke Kaltim

0
1266
Presiden Joko Widodo saat mengumumkan secara resmi rencana memindahkan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur/foto:tempo.co.id

PRESIDEN Jokowi Widodo akhirnya secara resmi mengumumkan bahwa ibukota Republik Indonesia akan dipindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Pengumuman ini dinyatakan Jokowi di konferensi pers yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta Pusat.

“Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur,” kata Jokowi di depan media-media Tanah Air, dikutip oleh Kompas.com, Senin, 26/8/2019.

Pengumuman akan dipindahnya ibukota negara ini dilakukan Jokowi dengan didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri ATR Sofyan Djalil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Kaltim Isran Noor.

Menurut Presiden, pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur ini diputuskan setelah menerima dua kajian berupa struktur tanah dan dampak ekonomi dari pembangunan ibu kota baru, yang diberikan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pada Jumat, 23/8/2019.

Presiden menjelaskan bahwa pemindahan ibu kota diputuskan untuk menciptakan pemerataan pembangunan antara Pulau Jawa dengan pulau-pulau lainnya di Indonesia serta mempertimbangkan beban Jakarta sebagai kota yang sudah terlalu padat.

Jokowi telah mulai menyatakan rencana memindahkan ibu kota ke Kalimantan sejak 16 Agustus 2016.”Pada kesempatan yang bersejarah ini, dengan memohon ridha Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari Bapak Ibu anggota dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa terutama dari seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan,” kata Jokowi, dikutip dari Detik.com.

Pemindahan ibu kota ini berarti memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Kalimantan Timur, namun Kota Betawi itu tetap akan menjadi pusat denyut perekonomian Indonesia.

 

 

 

 

 

Facebook Comments