Sebuah fenomena langka, jutaan serangga yaitu jangkrik hitam dan belalang menyerbu Masjidil Haram, di Mekah, Arab Saudi.

Diberitakan media Gulf Business pada Jumat (11/1/2019), fenomena mengejutkan itu terjadi sepanjang pekan ini. Sebelumnya, video dan foto jutaan jangkrik dan belalang di Masjidil Haram telah ramai dibagikan di media sosial.

Serbuan jangkrik hitam dan belalang di Masjidil Haram membuat publik bertanya-tanya. Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan kawanan jangkrik menempel di dinding, lantai hingga pada pakaian para jamaah di kompleks Masjidil Haram.

Jutaan jangkrik dan belalang di dalam Masjidil Haram di Mekah. Foto: twitter

Para pengguna media sosial yang memakai tagar #jangkrik dalam bahasa Arab menyatakan rasa jijik pada pemandangan tak biasa itu. Mereka meminta penjelasan soal pemicu serbuan serangga ini.

“Pada Sabtu (5/1) malam, saya sedang shalat di Masjidil Haram dan serangga ada di mana-mana, masjid dimasuki serangga-serangga, tidak hanya di halaman, tapi juga di sekitar Ka’bah,” tutur Abdul Wahab Soro (64) kepada media Uni Emirat Arab, The National, dikutip Detiknews, Jumat (11/1/2019).

“Saya sudah tinggal di Mekah seumur hidup saya dan saya tidak pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya,” ucapnya.

Menanggapi insiden itu, Emirat Provinsi Mekah mengerahkan petugas-petugas khusus untuk melakukan pembersihan. Dalam pernyataannya via Twitter, Emirat Provinsi Mekah menyatakan pihaknya mengerahkan 22 tim beranggotakan 138 orang untuk membasmi jangkrik-jangkrik itu.

“Mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para jemaah,” demikian pernyataan Emirat Provinsi Mekah via akun Twitter resminya, @holymakkah.

Sementara dikutip dari laman Al-Araby, otoritas Masjidil Haram mengatakan, “Kami telah memanfaatkan semua upaya yang ada untuk mempercepat pemberantasan serangga, demi kepentingan keselamatan dan kenyamanan para tamu di rumah Tuhan.”

Menurut pakar satwa liar Dr Jacky Judas yang menjabat sebagai manajer dan penasihat ilmiah untuk keberagaman hewan dan tumbuhan di Bumi pada WWF dan Emirates Nature, sumber dari fenomena ini bisa saja datang dari area-area bisnis di Semenanjung Arab yang membiakkan jangkrik untuk pakan burung. Beberapa ekor jangkrik bisa saja kabur dari penangkaran dan menyebar ke Mekah. Dr Judas menyatakan dirinya sedang meneliti lebih lanjut spesies jangkrik yang menyerbu Masjidil Haram. Namun dia menyebut jangkrik itu bisa saja berkaitan dengan jangkrik spesies Gryllus campestris.

“Ini bisa jadi sebuah insiden di mana satu pengembangbiakan dalam penangkaran kabur dan menyebar dalam jumlah besar, atau mungkin juga ada kondisi khusus yang membantu perkembangan dan pembiakan spesies ini. Tapi saya tidak tahu apa itu.” tandasnya kepada The National dikutip Detiknews.

Facebook Comments