Kemelut Demo Berakhir, Warga HK Berpesta

0
4000

Huru hara kedua kubu antara polisi dan pendemo anti RUU extradisi berakhir dengan penuh drama. Korban berjatuhan, transportasi lumpuh, kerusakan di mana-mana. Pekerja Migran Indonesia (PMI) beserta masyarakat Hong Kong diselimuti ketakutan.

 

Puncak masa tegang itu terjadi ketika para pendemo menguasai kampus Polytechnic University dan menjadikannya Markas perlindungan.

 

Hingga selasa, 19 November 2019, sekitar jam 11 siang, setelah melewati peperangan sengit dan perdebatan antara para dosen kampus dengan pihak kepolisian. Sekitar 800 orang berhasil meninggalkan kampus, 300 di antaranya masih di bawah umur.

 

Tragedy Polytechnic University mereda, meninggalkan puing-puing luka yang kelak akan menjadi sejarah. Empat hari menjelang pemilihan umum menjadi masa damai. Meski menurut Tang Ping Keung dari kepolisian Hong Kong, pihak kepolisian akan tetap bersiaga dan besikap tegas memberantas segala bentuk kekerasan.

 

Maka Minggu, 24 November 2019, masyarakat Hong Kong bisa berbondong-bondong menuju tempat pemilihan dan merayakan pesta demokrasi. Berbeda dengan pemilihan sebelum-sebelumnya, tahun ini antusias masyarakat Hong Kong meningkat drastis. Antrian mengular. Dari 7,4 juta total penduduk Hong

Kong, 4,1 juta di antaranya telah menggunakan hak suaranya. Sebanyak 2.940.000 suara berhasil dikumpulkan oleh EAC (Komisi Pemilihan Umum) dalam waktu 13 jam. Dan dari total 425 kursi, 389 kursi berhasil dimenangkan oleh kubu pro demokrasi.

 

“Saya tidak punya keyakinan bahwa pemilihan legislative di tengah kemelut huru-hara yang terjadi dalam enam bulan terakhir ini akan berjalan dengan damai dan lancar,” kata Carrie Lam, Kepala Eksekutif Hong Kong, dalam konferensi pers,  26 November 2019 lalu. Dia juga mengucapkan rasa terima kasih atas kerjasama seluruh warga Hong Kong sehingga keadaan semakin hari semakin membaik.

Dengan membaiknya situasi ini, tentu saja sangat berpengaruh pada kehidupan ratusan ribu PMI yang bekerja di Hong Kong. Mereka yang semula sedikit repot mencari tempat berkumpul saat libur, dengan membaiknya situasi tentu akan lebih baik.

Facebook Comments