KMB Tolak Pemangkasan Kenaikan Tarif yang Diminta Parlemen

0
239
Dewan Eksekutif Hong Kong menyetujui kenaikan tarif Citubus dan New World First Bus per 20 Januari 2019. Foto; RTHK

Kowloon Motor Bus (KMB) mempertahankan kenaikan tarif yang direncanakan dengan pertimbangan biaya kenaikan gaji karyawan di masa mendatang, Jumat (15/2/2019).

Menurut berita yang dilansir RTHK, pemilik perusahaan KMB menolak permintaan beberapa anggota parlemen dan pejabat departemen transportasi untuk memangkas kenaikan tarif yang direncanakan. Penolakan tersebut menurut pihak KMB didasari peraturan pemerintah terbaru soal jam kerja dan keselamatan yang nantinya bisa meningkatkan biaya pengeluaran perusahaan dalam beberapa bulan mendatang.

“Selama empat tahun terakhir, dalam hal gaji, kami telah melihat [kenaikan] sekitar 18 persen. Ke depan, aturan ketenagakerjaan akan sangat ketat dan gaji karyawan akan naik lebih jauh dan kami harus banyak berinvestasi lebih banyak pada peralatan dan fasilitas,” kata direktur pelaksana perusahaan KMB Roger Lee seperti dikutip RTHK, Jumat (15/2/2019).

Lebih lanjut Lee mengatakan bahwa pemerintah telah memperkenalkan pedoman mengenai jam kerja para supir bus yang membuat pihaknya berada di bawah tekanan untuk merekrut 100 atau lebih supir bus demi mempertahankan tingkat layanan yang diperlukan.

Lee juga mengatakan seorang direktur baru telah dipekerjakan untuk meningkatkan keselamatan menyusul kecelakaan mematikan di Tai Po tahun lalu. KMB telah menerapkan kenaikan tarif sebesar 8,5 persen pada September 2018, setelah lebih dari empat tahun tidak ada kenaikan tarif.

Sementara itu pejabat transportasi percaya besar kenaikan tarif sebenarnya bisa dikurangi lebih jauh sekitar 2 persen karena bus waralaba akan dibebaskan dari tarif tol untuk terowongan dan jalan raya yang dikontrol pemerintah mulai akhir bulan ini.

Facebook Comments