Koran SUARA mengutuk keras penembakan terhadap Veby oleh pihak kepolisian Hong Kong dan kami akan menuntut keadilan baginya

0
498

 

Kami mengutuk keras penembakan tyerhadap associate editor, Veby Mega Indah, ketika dirinya sedang melakukan tugasnya di Wan Chai, Minggu (29/9/2019)

SUARA adalah penerbitan terdaftar di Hong Kong dan telah mengabarkan berita tentang pekerja migran Indonesia dan berita lainnya di Hong Kong sejak Koran SUARA terbit pada tahun 2002.

Veby merupakan jurnalis yang berpengalaman dan berdedikasi, yang berkomitmen pada hasil karyanya.

Semenjak aksi protes anti pemerintah dimulai pada bulan Juni, dirinya dengan penuh keberaninan meliput demonstrasi dari Yuen Long sampai Tung Chung dan Causeway Bay.

Pada Minggu sore, dirinya ditembak ketika sedang melaporkan aksi protes secara langsung melalui Facebook di Wan Chai. Peluru bean bag atau peluru karet dari pihak kepolisian mengenai kacamata pelindung yang dipakainya, dan menyebabkan luka dan robek serius hingga memerlukan jahitan.

Pihak dokter saat ini sedang memeriksa secara penuh luka-lukanya dan ada kemungkinan dirinya mengalami kebutaan pada mata kanannya.

Hal seharusnya tidak boleh terjadi, Polisi wajib membantu wartawan dan tidak menghalangi mereka-terutama tidak boleh menembak wartawan.

Veby berdiri bersama para jurnalis lainnya yang juga sedang melukan peliputan aksi protes dekat gedung imigrasi.

Dia mengenakan kartu wartawannya, rompi reflektif, helm dengan tulisan pers, dan kacamat pelindung pada saat terjadi penembakan. Secara jelas, Veby dapat dibedakan dengan para demonstran.

Kami mengutuk keras insiden ini, dan akan terus menuntut keadilan seperti kami berdoa untuk kesembuhan dirinya.

Facebook Comments