Luna: Berbulan dirawat karena tumor otak, saya dipaksa break kontrak

0
1701
Luna saat dijenguk SUARA, Kamis, 2/1/2020.

SETELAH berbulan dirawat di Eastern Hospital karena menderita tumor otak yang telah menyebar ke 7 titik di tubuhnya, Luna Manalu, 53 tahun, menyatakan sang majikan akhirnya  memaksa PMI ini untuk break kontrak.

“Ya itu, setelah sekitar 2 bulan saya dirawat (di rumah sakit karena tumor otak), saya dipaksa break kontrak,” kata Luna kepada SUARA, yang menjenguk PMI ini di Eastern Hospital, Kamis, 2/1/2020.

Luna pertama kali merasakan gejala sakit kepala akut sekitar 9 bulan lalu. Rasa sakit itu juga menyebar sampai ke kedua lengannya.

“Rasanya seperti ada yang nyengkrem ke tangan, begitu,” kata Luna, berkisah.

Tak kuat menahan rasa sakit, Luna mendatangi emergency room di Rumah Sakit Kwong Wah. Namun dokter hanya memberinya obat penahan sakit parasetamol.

Keesokan harinya, rasa sakit yang sama kembali menyerang. Luna pun kembali ke Rumah Sakit Kwong Wah. PMI asal Medan ini ngotot agar dokter kembali mengecek kondisinya dengan lebih teliti. Setelah menunggu 6 jam, akhirnya kepala PMI ini di-scan dan dokter pun menemukan tumor di otak. Tumor tersebut bahkan telah menyebar ke 7 titik di tubuhnya.

Luna langsung ditransfer rawat inap ke bagian onkologi di Eastern Hospital. PMI ini menjalani bedah otak untuk mengangkat tumor, yang lalu disertai radioterapi. Namun hanya setelah 2 bulan dirawat inap, Luna menyatakan, majikan memaksanya untuk break kontrak.

“Ya sudahlah, saya juga nggak mau perpanjang lagi masalahnya. Saya nggak mau mikir lagi. Dia (majikan) juga bayar (rumah sakit) ya sampai 2 bulan itu saja. Sisanya selama ini ramai-ramai dibayar sama cece-cece dari gereja,” kata Luna.

Saat dijenguk SUARA, Luna sedang ditemani oleh adik kandungnya yang sengaja datang ke Hong Kong untuk mengurusnya. PMI ini menyatakan, KJRI kini sedang mengurus kepulangannya ke Indonesia.

“Saya sebenarnya juga nggak tahu nanti di Indonesia bagaimana (melanjutkan pengobatan tumor). Nanti sajalah, mikirnya. Sekarang saya pengen pulang saja,” kata Luna sambil tersenyum pasrah.*

 

Facebook Comments