Nekat masuk Singapura secara ilegal, seorang WNI kena hukum cambuk

0
411
Seorang wanita WNI, pria WNI dan pria asal Malaysia ditangkap Kapal Patroli Pantai Singapura saat berusaha memasuki wilayah laut Negeri Singa tersebut secara ilegal dengan menggunakan perahu ini/foto:Kepolisian Singapura

NEGARA maju seperti Singapura ternyata masih memberlakukan hukuman cambuk untuk pelanggaran tertentu. Salah satunya, untuk para pendatang yang berani memasuki wilayah Negeri Singa itu secara ilegal. Hukuman cambuk ini hanya berlaku untuk pria dan bukan untuk wanita.

Strait Times melaporkan, Selasa, 14/1/2020, Pengadilan Singapura memvonis bersalah pria asal Malaysia berusia 39 tahun dan pria asal Indonesia berusia 44 tahun serta seorang wanita asal Indonesia berusia 41 tahun setelah ketiganya tertangkap Kapal Patroli Pantai Singapura, saat berusaha memasuki wilayah Negeri Singa itu secara ilegal dengan perahu.

Ketiganya didakwa bersalah dan divonis hukuman penjara 6 bulan. Namun ada tambahan hukuman untuk dua pria pendatang illegal itu yaitu hukuman cambuk sebanyak tiga kali.

Ketiganya tertangkap saat memasuki wilayah laut Singapura secara illegal dengan perahu pada Minggu Malam, 12/1/2020. Kepolisian Singapura menyatakan bahwa Penjaga Pantai telah mendeteksi sebuah perahu memasuki wilayah laut Negeri Singa ini secara illegal di daerah Eastern Buoy, dekat Changi sekitar pukul 9:13 Minggu malam waktu setempat.

Saat dikejar kapal patroli pantai, pria asal Indonesia dan pria asal Malaysia itu nekat loncat ke laut dan berusaha melarikan diri. Sementara wanita asal Indonesia itu tetap berada di atas kapal, pasrah menanti kapal patroli yang mendatangi mereka. Namun tak berapa lama, pria asal Indonesia itu berenang balik ke arah perahu mereka. Petugas akhirnya mengejar pria asal Malaysia yang kukuh terus berusaha berenang melarikan diri dan menangkapnya di daerah pantai Eastern Buoy.

Ketiganya ditangkap karena memasuki wilayah Singapura secara illegal dan melanggar Hukum Imigrasi. Saat berita ini diturunkan, pria asal Malaysia itu masih diinvestigasi lebih lanjut atas dugaan terlibat penyeludupan imigran ilegal ke Singapura.

 

Facebook Comments