Pacaran dengan bule, Zaenab ditipu HK$80ribu

0
704
Foto hanya ilustrasi.

PACARAN dengan bule bukan berarti dijamin tidak jadi korban penipuan. Itulah yang dialami Zaenab, seorang PMI yang ditipu habis-habisan hingga HK$ 80 ribu oleh pacarnya yang berasal dari Inggris. Sang kekasih penipu itu berasalan butuh uang modela untuk membantun bisnis untuk masa depan mereka bersama.

“Awal tahun 2017, saya meminjam uang di bank sebesar 60.000 HKD untuk membantu orang ini. Dia berjanji akan mengembalikan, tetapi selama dua tahun tidak pernah membayar, meskipun dengan cara dicicil.  Eh malah sekarang dianya tidak pernah membalas WA saya,” kata Zaenab mengawali kisahnya kepada SUARA.

Tidak hanya itu, Zaenab juga mencarikan pinjaman lain atas nama dirinya untuk membantu laki-laki bule asal Inggris ini. Nilainya pinjamn kedua juga cukup fantastis yaitu 20.000 HKD. Sehingga secara total, Zaenab berutang hingga HK$ 80 ribu untuk membantu sang kekasih yang namanya berinisial F tersebut.

“Sebenarnya dia itu orang Inggris, tetapi sudah menjadi penduduk Hong Kong. Saya dijanjikan masa depan dan bisnis bersama,” kata Zaenab tentang laki-laki yang sudah menipunya tersebut.

Usaha Zaenab mencari bantuan hukum

Selasa (14/5/2019), Zaenab datang ke kantor HELP for Domestic Workers di St. John’s Cathedral, Central. Dia meminta bantuan hokum dengan harapan ada solusi untuk kasusnya. Mengingat kini kondisi Zaenab bagaikan sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sudah diputuskan kekasih, kini harus terus membayar pinjaman utang di bank pula.

“Saya sudah mencoba untuk mengkontak dia, tetapi dia tidak pernah mau balas pesan saya atau pun mengangkat telepon saya,” kata Zaenab lebih lanjut kepada SUARA.

Namun Zaenab menyadari bahwa kasus semacam ini seringkali akan menjadi sangat ruwet, karena biasanya pelaku penipuan akan sangat licin untuk berkelit dari permasalahannya. Bisa jadi modus penipuan seperti ini dilakukan oleh orang yang sama kepada perempuan-perempuan lain.

Untuk itulah, Zaenab bersedia kasusnya diberitakan di SUARA dengan harapan agar jangan sampai PMI lainnya yang menjadi korban seperti dirinya.

“Saya mau kasus ini diungkap, agar tidak ada Zaenab-Zaenab lain yang terlalu bodoh,” kata Zaenab penuh penyesalan.

Saat berita ini diturunkan, kasus Zaenab masih ditangani oleh HELP for Domestic Workers.*

Artikel dimuat di SUARA May Mid 2019, terbit 24 Mei 2019

Facebook Comments