Peduli bencana banjir di Madiun, WIC mengadakan penggalangan dana

0
328
PMI anggota WIC melakukan penggalangan dana untuk kotban banjir di Madiun. Foto: Istimewa

Sebagai wujud rasa solidaritas terhadap korban banjir di Madiun, Pekerja Migran Indonesia yang tergabung dalam WIC (Wanodya Indonesia Club) mengadakan penggalangan dana untuk korban di Causeway Bay dan Mei Foo, Minggu (10/3/2019).

Penggalangan dana oleh WIC dilakukan pada tanggal 10-17 Maret 2019. Penggalangan dana diadakan di dua tempat yang menjadi tempat buruh migran mengadakan aktifitas liburan, yaitu di Causeway Bay dan Taman Lai Chi Kok, Mei Foo.

“Kami sengaja mengadakan penggalangan dana di Causeway Bay dan Mei Foo, karena banyak PMI yang libur didaerah itu,” tutur Ungu, bendahara WIC, Senin (11/03/2019).

Hasil penggalangan dana akan disumbangkan untuk korban banjir di Madiun, dan disalurkan melalui  alumni SMA dua caruban angkatan 1990, yang juga bertindak sebagai relawan korban banjir di Madiun.

“Semua uang yang kami peroleh akan kami sumbangkan untuk korban banjir di Madiun, melalui salah satu tim relawan di madiun, yaitu SMANDA, Alumni SMA Negeri Dua Caruban angkatan tahun 1990,” kata Ryan, Ketua WIC, Senin (11/03/2019).

Bantuan hasil sumbangan dari penggalangan dana yang dilakukan oleh WIC di Hong Kong. Foto: Istimewa

 

Selain melakukan penggalangan dana di hari Minggu, WIC aktif melakukan penggalangan dana melalui media sosial. Bagi yang ingin menyumbang selain di hari Minggu, mereka bisa mentransfer lewat rekening bank atau metode pembayaran lainnya.

Dilansir dari detiknews, pada Rabu (6/3/2019) dini hari,  35 desa dituju kecamatan di daerah Madiun mengalami musibah banjir.  Sebanyak 3. 639 rumah penduduk terendam air dan jumlah pengungsi mencapai 3. 518 jiwa, sampai saat ini belum diketahui berapa jumlah korban jiwa.

Facebook Comments