Pemerintah Indonesia akan tutup semua penerbangan dari dan ke China mulai Rabu, 5/2/2020

0
3285
Sektiar 243 WNI yang dipulangkan dari Provinsi hubei, China Daratan, disemprot cairan disinfektan saat sampai di Natuna/foto: Kemlu

PEMERINTAH Indonesia mengumumkan akan menutup semua penerbangan dari dan ke China mulai Rabu, 5/2/2020. Keputusan ini diumumkan setelah Presiden Joko Widodo mengadakan rapat terbatas pada Minggu, 2/2/2020 bersama sejumlah menteri di Pangkalan Udara Halim perdana Kusuma.

 

Pada hari yang sama, 2/2/2020, Kementerian Luar Negeri memulangkan 243 WNI dari Provinsi Hubei, China Daratan ke Indonesia. Secara total, ada 237 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei beserta 1 WNA yang adalah suami dari WNI dan 5 anggota Tim Aju KBRI Beijing. Semua penumpang telah sampai di Natuna dan kini berada dalam karantina.

 

Saat transit di Batam dan sebelum dipindahkan ke pesawat TNI AU, seluruh penumpang kembali menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam dan dinyatakan seluruhnya dalam kondisi sehat.
Pada proses menjelang kepulangan, terdapat 4 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di China Daratan karena alasan keluarga dan 3 WNI tidak dapat memenuhi persyaratan kesehatan untuk terbang. Kementerian Luar Negeri mengeluarkan pernyataan pers bahwa KBRI Beijing terus menjalin komunikasi dengan ketiga WNI tersebut dan berkoordinasi dengan pihak asrama universitas serta otoritas RRC untuk memastikan kondisi dan kebutuhan yang mereka perlukan. Kemlu juga telah menghubungi keluarga masing-masing di Indonesia.
Setiba di Natuna, para penumpang menjalani proses observasi selama 14 hari di Lapangan Udara Raden Sadjad.
Facebook Comments