PMI ikutan yoga ashtanga di Wan Chai

0
647

Siapa sih di hari gini yang tak kenal istilah yoga? Itu loh… olahraga yang aslinya berasal dari India namun kini semakin popular mendunia. Tak ketinggalan para PMI di Hong Kong pun ikut kelas yoga ini.

Salah satu kelas yoga untuk PMI diadakan setiap hari Minggu di Wan Chai Harbour Sport Center. Kelas dimulai pukul 10 pagi dan diikuti baik oleh PMI maupun oleh pekerja migran Filipina. Musay, instruktur yoga ini kepada SUARA menyatakan bahwa biaya ikut kelas tersebut hanya direkomendasikan HK$ 30 saja.

“Karena yoga di luar itu mahal, ya, saya niatkan untuk berbagi ilmu gitu saja. Meskipun awalnya saya rekomendasikan untuk membayar 30 dolar,  tapi ada juga yang bayar hkd 10, hkd 20, nggak apa-apa, setelahnya ya, seikhlasnya saja. Orang kita di sini juga sama-sama pekerja migran jadi saya paham keuangan kita bagaimana,”  kata Musya, Minggu, 12/5/2019.

Menurut Musya, setiap Minggu, ada sekitar 15 hingga 25 pekerja migran yang datang mengikuti kelas yoganya tersebut. Musya selalu menggelar kelas yoganya ini secara regular setiap minggu, namun tidak mengharuskan pekerja migran yang pernah datang untuk selalu hadir. Sekali lagi, Musya yang juga seorang PMI memahami benar tantangan bekerja yang dihadapi para pekerja migran di Hong Kong, yang terkadang hari liburnya bisa berubah-ubah.

Saat SUARA datang, Musya sedang mengajar kelas Ashtanga Basic Yoga untuk para pekerja migran pad Minggu, 12/5/2019. Apaan tuh Astanga Yoga? Rupanya, Ashtanga Yoga tak lain tak bukan adalah salah satu jenis yoga yang sedang popular saat ini dan telah mulai diperkenalkan ke dunia oleh Sri K.Pattabhi Jois pada 1975.

Disebut Ashtanga Yoga, karena pose-pose yoga yang dilakukan dalam olah tubuh ini disebut Ashtangis, yang berupa gerakan-gerakan perlahan dari satu pose ke pose berikutnya diikuti dengan menarik dan mengeluarkan napas secara perlahan.

Musya berpesan agar para PMI yang berminat ingin belajar yoga jangan merasa seni olah tubuh ini sulit dan akhirnya patah arang dan menyerah. Menurut Musya, bukan tak mungkin PMI yang dulunya buta sama sekali akan apa itu yoga, bisa menjadi instruktur yoga. Musya yang adalah PMI asal Semarang ini adalah buktinya.

“Tetap semangat! Apapun yang ingin kamu lakukan, lakukanlah! Jangan pernah ada kata menyerah.  Dan saya mau pesan lagi bagi teman-teman yang ingin jadi instruktur yoga; kalian nggak harus berpendidikan tinggi semisal harus sarjana. Itu, tidak. Mau kamu lulusan SMP atau SD, sekalipun. Itu bisa! Asal memenuhi syaratnya saja,” kata Musya.

Musya sendiri baru tamat training menjadi instruktur yoga pada Maret 2019. Karena itulah, Musya mengadakan kelas ashtanga yoga untuk para pekerja migran ini dengan dua tujuan; untuk menambah pengalaman mengajar sekaligus membantu sesama.

“Saya kan baru selesai training ya bulan Maret, jadi sekalian untuk menambah experience teaching (pengalaman mengajar) juga untuk membantu sesama, dan saya juga mau ngadain analog nantinya untuk teman-teman Indonesia, Filipina, dan juga mungkin Vietnam,” kata Musya.

Tidak libur pada hari Minggu? Jangan memble dulu… Musya terbuka menerima teman-teman PMI yang bisa datang ke Tamar Park di Admiralty untuk ikutan latihan yoga bersama setiap hari Jumat sore. Kalau kelas yang jumat ini, gratis loh!

Artikel dimuat di SUARA edisi May Main, terbit 24 Mei 2019

Facebook Comments