PPLN bantah tolak sekitar 20-an WNI pemilih untuk nyoblos

0
3786
surat pernyataan dari PPLN HK dan Pawaslu HK tentang insiden di hari pencoblosan di HK

PPLN dan PANWASLU Hong Kong mengeluarkan pernyataan bersama untuk membantah bahwa mereka menutup pintu gedung Elizabeth Stadium, Wan Chai tanpa mempedulikan para calon WNI pemilih yang tertinggal.

“Menyikapi masih adanya para pemilih di luar gedung, sebelum menutup antrean pada pukul 19:00, PPLN Hong Kong dan Pawaslu LN Hong Kong bersama dengan Kepolisian Hong Kong serta Tim Pengamanan Polri, serta Tim Monitoring Komisi Pemilihan Umum (KPU) disaksikan oleh Ketua Bawaslu RI pada pukul 18:30 menyisir sekaligus memastikan bahwa tidak ada lagi calon pemilih yang tertinggal,” demikian pernyataan PPLN dan Panwaslu HK.

Menurut pernyataan tersebut, pemungutan suara di Hong Kong diselenggarakan selama 10 jam dari pukul 9-19.00, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 3 tahun 2019.

Sekitar pukul 19:15, PPLN dan Panwaslu menyatakan bahwa semua calon pemilih telah berada di dalam gedung sehingga mereka memutuskan untuk menutup pintu gedung.

Proses pemungutan suara di Elizabeth Stadium, Wan Chai pun dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 19:40 waktu Hong Kong, sehingga saat pada pukul 20:30 ada sekitar 20-an WNI yang menerobos masuk untuk mencoblos, Panwaslu HK dan PPLN HK pun sepakat untuk menolak.

Facebook Comments