Teman Korban: PMI Pelaku Bunuh Diri Punya Masalah Privat

0
4130
Kepolisian Hong Kong melakukan penyidikan di lokasi perkara. Foto: Liang Guoxiong/Oriental

Nur Khosidah, teman kerja PMI (Pekerja Migran Indonesia) pelaku bunuh diri mengaku kaget, mendengar kabar  teman baiknya asal Kalipare, Malang, itu bunuh diri, Rabu pagi (16/1/2019) di perumahan di The Long Beach, Tai Kok Tsui.

“Tadi aku lari gak ketututan, sudah dibawa ambulan, cuma nangis di lobi bersama temanku satunya. Ya Allah aku sek ra percoyo mbak aku mau esuk sek wa centang 2 tak tunggu ra mudun mudun” ungkap Nur Khosidah teman dekat almarhumah secara tertulis kepada SUARA, Rabu (16/1/2019).

Sehari sebelum kejadian, Nur juga merasa curiga karena dimintai saran yang tidak seperti biasanya.

“Dia kemarin tidak cerita, tapi aku curiga dia mau potong rambut, minta saran saya dan teman saya satunya, kami bertiga setiap hari bersama bawa anjing” imbuh Nur.

Menurutnya, almarhumah nekat bunuh diri karena mempunyai masalah privat.

Nur terus mengucapkan rasa kehilangannya, dan menyesali hingga saat ini tidak tahu apa yang menjadi masalah sebenarnya.

“Kita selalu ngobrol, apa aja masalah kita semua tau, tapi kenapa masalah ini dia tidak bicara dan ambil jalan pintas saya tak menduga dan tak percaya.” kata Nur.

Sebelumnya diberitakan seorang pekerja migran berusia 27 tahun  ditemukan gantung diri di sebuah komplek perumahan blok 8, Hoi Fai Road, Tai Kok Tsui. Majikan wanita bermarga Lo (79) saat menemukan sangat terkejut, kemudian memberitahu anak laki-lakinya untuk melapor.

Tim medis dan ambulan tiba di lokasi, lalu memastikan pelaku sudah meninggal. Polisi masih menyelidiki motif gantung diri ini, dan jenazah dipindahkan ke Kwai Chung Mortuary.

 

Facebook Comments