TKN Jokowi-Maruf Amin targetkan 81 persen suara di Hong Kong

0
1031
Beberapa caleg luar negeri dari partai politik pendukung pasangan Jokowi-Maruf Amin turut menghadiri kegiatan kampanye akbar oleh Tim Kampanye Nasional Hong Kong, di Bayanihan, Kennedy Town, Minggu (24/2/2019).

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin targetkan 81 persen suara di Hong Kong untuk pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 pada pilpres 2019. Hal ini disampaikan oleh Kordinator TKN Hong Kong dan Macau, Michael Cheng dalam kegiatan kampanye akbar di Hong Kong, Minggu (24/2/2019).

“kami TKN Jokowi-Amin di Hong Kong meyakinkan suara untuk Jokowi-Maruf Amin akan melebihi 81 persen pada pemilu yang akan datang,” ujar Michael dalam sambutannya dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan kampanye akbar ini juga menyerukan kepada seluruh pendukung capres-capres nomor 1 untuk melakukan kampanye secara elegan.

“kami komunitas masyarakat Indonesia di Hong Kong menolak cara-cara kampanye penuh hoax, fitnah dan ghibah,” serunya.

Runtutan penampilan kesenian tradisional, tarian modern, musik yang dilakukan oleh kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong menjadi bagian dari kegiatan itu.

Tidak hanya dihadiri oleh para PMI, dalam pantauan SUARA, empat orang Calon Legislatif (caleg) 2019 dari beberapa partai koalisi pendukung Jokowi-Maruf Amin juga hadir untuk memberikan kampanye dan juga melakukan kampanye untuk Pemilihan Legislatif (pileg) 2019 yang akan digelar secara bersamaan.

Para Caleg yang hadir adalah Zuhairi Misrawi (PDIP), Tsamara Amany (PSI), Imam Subali (PKB) dan Zainul Arifin (PPP).

Acara ini dihadiri oleh ratusan PMI pendukung Jokowi-Maruf Amin, yang sepanjang acara riuh dengan yel-yel dukungan terhadap Capres-Cawapres nomor 1. Kegiatan ini diselenggarakan di Bayanihan, Kennedy Town, Hong Kong.

Kegiatan ini dibuka dengan deklarasi dukungan yang dilakukan oleh masing-masing perwakilan partai politik Indonesia di Hong Kong dan diakhiri dengan diskusi kebangsaan dengan tema “Kampanye Damai, Cermin Indonesia Berkepribadian dan Berkebudayaan”.

*Artikel dimuat pada SUARA cetak edisi Maret Utama 2019

Facebook Comments