TKN Jokowi-Ma’ruf: Ini bukti komitmen pemberantasan korupsi

0
105
Konpers TKN soal OTT Rommy di Posko Cemara (Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom)

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma’ruf Amin menegaskan tidak akan mengintervensi kasus yang melilit Ketum PPP Romahurmuziy alias Romy. TKN Jokowi-Ma’ruf mendoakan Romahurmuziy diberi kekuatan menghadapi kasusnya.

“Kami dorong proses yang berjalan ke depan, berjalan baik, transparan,” kata Direktur Konten Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Fiki Satari, dalam jumpa pers di Rumah Cemara, Jakarta, Jumat (15/3/2019). Fiki didampingi juru bicara TKN Tina Talisa.

diaporkan oleh detikcom, Jumat (15/3/2019). Fiki mengatakan TKN Jokowi-Ma’ruf mendoakan Romahurmuziy.

“Kami mendoakan Romahurmuziy dan keluarga diberi kekuatan dalam menjalani proses tersebut. Semoga proses dapat berjalan seadil-adilnya dan mengedepankan azas praduga tidak bersalah,” kata Fiki.

TKN juga mengaku bahwa peristiwa ini merupakan komitmen pemerintah yang tidak akan melakukan intervensi terhadap penegakan hukum.

“Ini merupakan bukti nyata pemerintah, seperti yang selama ini telah ditunjukkan memiliki komitmen tinggi dalam pemberantasan korupsi. Untuk itu, kami apresiasi pemerintah yang tidak mengintervensi proses penegakan hukum,” kata Direktur Konten TKN, T.B. Fiki Satari, di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).

Dia ingin proses hukum terhadap Rommy ditegakkan seadil-adilnya. Dia juga meminta semua pihak menjunjung asas praduga tak bersalah.

“Serta agar kepada saudara Romahurmuziy diberikan proses hukum seadil-adilnya dan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” ujar dia.

Namun jika terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma’ruf Amin berjanji akan memberi sanksi kepada Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy

Hal itu diungkapkan Direktur Konten TKN, Fiki Satari menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) Romy yang dilakukan di Jawa Timur.

“Pastilah kalau ada hal yang dinilai melanggar hukum (diberi sanksi). Tapi kita tunggu dulu, enggak serta merta ambil tindakan sanksi,” ujar Fiki di Posko Cemara, Jakarta, Jumat (15/3).

Romi menjabat sebagai Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf. Kendati begitu Fiki menegaskan tidak ada hubungan penangkapan Romi dengan Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Tentu posisi beliau jadi apa itu yang akan kami cek dulu perkaranya. Karena ini bukan terkait Pilpres,” kata dia.

Facebook Comments