Ustaz Hadad Alwi serukan persatuan antar umat Islam

0
173
Ustaz Hadad Alwi saat memberikan tausiah kepada para PMI yang hadir di acara menyambut Idul Adha yang diselenggarakan KOMI dan Majeli Dzikir Al Husna-Hong Kong, Minggu, 28/7/2019

USTAZ Hadad Alwi, Minggu, 28/7/2019 hadir di Masjid Jami’, Kowloon di Tsim Sha Tsui untuk membawakan tausiah agar para WNI di Hong Kong menjaga kerukunan dan persatuan antar umat Islam. Ustaz yang kondang dengan lantunan nasyid ‘Cinta Rasul’ ini merasa prihatin akan persatuan umat Islam yang menurutnya akhir-akhir ini terpecah karena perbedaan pendapat.

“Rasulullah meminta kepada kita umatnya, untuk menjaga persatuan. Sementara kita lihat bahwa akhir-akhir ini, terutama kita merasakan gitu kan, perpecahan umat Islam. Nah, hal itu terjadi karena apa? Sebenarnya kan hanya ego-nya masing-masing. Merasa dirinya paling benar, terus, menyalah-nyalahkan orang lain. Dan, itulah yang mesti dirajut kembali atau diikatkan kembali, caranya gimana? Ayo! Disadarkan masing-masing, nggak usah menyalahkan siapapun. Pokoknya, jangan merasa diri paling benar, terus orang lain salah. Itu intinya. Dan kalau itu bisa, persatuan pasti akan terjaga,” kata Ustaz Haddad Alwi kepada SUARA, saat istirahat makan siang.

Tausiah yang disampaikan dengan tema ‘Merajut Ukhuwah’ ini disampaikan Ustaz Alwi di depan sekitar 200-an PMI pada acara yang diselenggarakan Komunitas Migran Indonesia-Hong Kong (KOMI) bekerjasama dengan Majelis Dzikir Al-Husna-Hong Kong.

Menurut Ustaz Alwi, tema Merajut Ukhuwah tersebut tak hanya sekedar selaras dengan keadaan zaman akhir-akhir ini, yang memang banyak terjadi perpecahan antar umat Islam, tetapi hal itu juga merupakan wasiat dari  Rasulullah; Nabi Muhammad saw.

Acara yang dimulai dari pukul 10.00 pagi, sampai lebih kurang pukul 16.00 sore itu tampak khusuk sekaligus meriah. Kemeriahan tampak jelas pada jumlah tamu hadir yang mencapai 200-an orang, dan keseluruhannya adalah PMI. Meskipun sebenarnya jumlah tersebut,  adalah sedikit, jika dibandingkan dengan acara-acara yang terselenggara sebelumnya.

“Yang hadir hari ini, nggak banyak. Jika berbanding dengan kapasitas yang seharusnya, yaitu bisa untuk 600-an, undangan. Dan hari ini, hanya 200-an. Akan tetapi, ya, Alhamdulilah.  Karena memang sedang ada demo, jadi teman-teman itu, nggak boleh keluar sama majikannya,” Kata, Bu Mia, yang adalah ketua KOMI, kepada SUARA.

Artikel akan dimuat di SUARA edisi Agustus Main 2019, terbit Jumat, 9 Agustus 2019

Facebook Comments