BP2MI fasilitasi program keuangan untuk purna PMI dan keluarganya

0
437
BP2MI melakukan fasilitasi program keuangan untuk purna PMI dan keluarganya. (Foto: BP2MI)
Contact US +852859865
Contact US +852859865

BADAN Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan stakeholder keuangan inklusif menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema Peningkatan Inklusi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), Purna PMI, dan Keluarga PMI anggota Perkumpulan Tenaga Kerja Purna (Pertakina) di Jawa Timur, Rabu (13/4/2022).

“Pengenalan program ini diperlukan agar memberikan manfaat bagi purna PMI yang telah berjuang untuk keluarganya. Sebagaimana tagline dari Kepala BP2MI, Benny Ramdhani ‘Pergi Migran Pulang Juragan,” kata Farid Ma’ruf, Plt. Direktur Pelindungan dan Pemberdayaan Kawasan Asia dan Afrika BP2MI di forum itu yang berlangsung di Blitar, Jawa Timur.

Menurut Farid Ma’ruf, Pertakina yang menaungi hampir 7.000 anggota berfokus pada pengembangan usaha-usaha kelompok bagi Purna PMI di bidang peternakan, pertanian, jasa, produk olahan, dan jasa untuk lebih berdaya saing dan mencapai kemandirian.

Sementara Erdiriyo, Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah mengatakan, tema FGD sesuai dengan amanat Perpres No.114/2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), untuk memprioritaskan perluasan dan kemudahan akses layanan keuangan formal bagi seluruh masyarakat, khususnya kelompok masyarakat sasaran keuangan inklusif.

“Program pemberdayaan melalui klaster peternakan dan usaha kreatif bagi Purna PMI dan Keluarga PMI merupakan implementasi yang nyata dari Strategi Nasional Keuangan Inklusif, sekaligus komitmen kuat dari pemerintah pusat maupun daerah, asosiasi, dan industri dalam rangka mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Erdiriyo.

Kolaborasi dan sinergitas antar pihak sangat diperlukan, terutama dukungan dari BUMN maupun swasta, guna keberhasilan program yang telah disusun.

“Kolaborasi ini harapannya dapat mengangkat harkat hidup dan tingkat ekonomi, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia agar ketika kembali ke tanah air para pahlawan devisa dapat berdaya guna. Pergi sebagai migran, pulang menjadi juragan,” tambah Erdiriyo.

Bupati Blitar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan komitmen yang kuat dari Pemerintah Kabupaten Blitar untuk mendukung pemberdayaan bagi purna PMI dan keluarga PMI melalui klaster berbasis peternakan dan komoditas.(bp2mi/e)

Facebook Comments