Kasus Covid-19 di HK melonjak dua kali lipat sehari, tembus 1.100 kasus

0
173
Petugas polisi membagikan selebaran tentang covid pada sekelompok pekerja migrant asal Indonesia di sekitar Victoria Park
Contact US +852859865
Contact US +852859865

Gelombang penularan Covid-19 di Hong Kong mengalami lonjakan hampir dua kali lipat dalam sehari. Hal ini mendesak Pemerintah Hong Kong memperketat aturan pembatasan sosial, termasuk larangan kegiatan berkumpul dua orang atau lebih.

Menurut laporan RTHK, Rabu (9/2/2022) ini telah terjadi penularan 1.100 kasus Covid-19, hampir dua kali dari sehari sebelumnya yang mencatat 625 kasus.

Karena peningkatan gelombang kasus Covid-19 itu, Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengumumkan aturan baru yang memperketat pembatasan sosial, membatasi kegiatan berkumpul, dan memberlakukan denda tinggi bagi pelanggar aturan tersebut.

Sehari sebelumnya, Selasa (8/2/2022), Pemerintah Hong Kong memberlakukan aturan baru Cap. 599G, yakni Regulasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Larangan Berkumpul).

Thomas Chan, Sekretaris Tetap Bidang Makanan dan Kesehatan, berbicara dalam konferensi pers kemarin sore (8/2/2022) bahwa Pemerintah Hong Kong akan melarang kegiatan berkumpul dua keluarga atau lebih di rumah dengan alasan pribadi. Aturan ini dimaksudkan untuk melarang kegiatan berkumpul lintas-keluarga.

Chan mendefinisikan apa yang dimaksud “multiple households” adalah dua atau lebih keluarga. Dia juga menjelaskan lebih lanjut bahwa hal itu mencakup kegiatan berkumpul yang melibatkan dua keluarga dengan alasan pribadi yang belum diatur dalam peraturan sebelumnya.

Selasa (8/2/2022), Dr. Chuang Shuk-kwan melaporkan terjadinya 625 kasus Covid-19, yang sebagian besar kasusnya mencakup penularan dalam kegiatan berkumpul lintas-keluarga. Dari 625 kasus tersebut, 15 di antaranya adalah varian Delta, dan sisanya adalah varian Omicron yang merupakan varian paling mudah menular. Kemudian, 621 kasus di antaranya adalah penularan lokal, hanya empat kasus yang merupakan “kasus impor” (virus itu dibawa oleh orang yang baru datang dari luar negeri).

Analisis awal menunjukkan adanya 19 kelompok besar yang masing-masing lebih dari 10 orang terinfeksi. Sebagian kasus itu berupa acara makan bersama antarkeluarga, yang menyebabkan terjadinya penularan di dalam gedung atau tempat kerja.

Berdasar aturan Cap. 599G, larangan kegiatan berkumpul lebih dari dua orang di tempat-tempat publik akan menjadi ketentuan baru, yang berarti diubah dari sebelumnya larangan berkumpul lebih dari empat orang. Aturan itu juga dapat diterapkan bagi kegiatan berkumpul dalam bisnis makanan dan kegiatan-kegiatan terjadwal, yang sebelumnya tidak diatur berdasar Cap. 599F. (F)

Facebook Comments