Ketua JBMI: buruh migran harus waspada, dendanya tidak main-main

0
636
Polisi Hong Kong secara rutin berpatroli di area yang berpotensi sebagai tempat kerumunan.(Foto: Istimewa)
Contact US +852859865
Contact US +852859865

KETUA Jaringan Pekerja Migran Indonesia (JBMI) Sringatin mengingatkan pekerja migran Indonesia (PMI) untuk tetap waspada dan menaati peraturan pencegahan pandemi yang diterapkan pemerintah Hong Kong. Hal itu disampaikan kepada SUARA, Senin (11/4/2022).

Menurut Sringatin, meskipun PMI yang libur pada hari Minggu di Victoria Park belum seperti sebelum masa pandemi, tetapi jumlahnya sudah lumayan meningkat. “Saya amati ada sekitar 400 orang sudah memadati Victoria Park kemarin” ujarnya.

Banyak tempat rekreasi umum belum dibuka, oleh karena itu, masih menurutnya, konsentrasi tempat berlibur PMI HK masih di sekitar Victoria Park saja. Ia mengajak PMI HK untuk berhati-hati dan benar-benar menjaga jarak saat berlibur, “Dendanya tidak main-main, kita harus terus menaati peraturan dan tetap waspada.”

Menanggapi soal berita di salah satu portal berita online di HK yang memotret kerumunan PMI yang sedang sibuk akan mengirimkan barang pada satu titik pengumpulan paket di Tsuen Wan pada Minggu, 10 April 2022, Sringatin mengatakan, “Saya tidak tahu apakah itu karena ada masyarakat Hong Kong yang sentimen atau bagaimana. Tetapi memang kita sekali lagi harus waspada setiap saat.”

Sringatin tidak menampik asumsi yang beredar di kalangan PMI bahwa denda yang diterapkan selama ini antara lain menarget para pekerja migran. “Bukti dari itu adalah bahwa polisi dan imigrasi secara rutin berkeliling ke tempat-tempat yang digunakan oleh pekerja migran. Pada hari biasa, di mana pekerja migran tidak banyak berlibur, tidak begitu.”

Menurut Sringatin asumsi itu bisa muncul karena pemerintah HK secara langsung pernah menyampaikan kepada publik bahwa pekerja migran yang dianggap suka berkumpul di saat libur berpotensi untuk menyebarkan virus.

Sringatin menyarankan PMI HK yang sedang berlibur untuk menggunakan waktunya untuk relaksasi, “JBMI punya program relaksasi di lapangan Victoria Park setiap Minggu jam 3 sore. Sekalian di acara ini juga ada bedah kasus dan sharing informasi perkembangan situasi baik di HK maupun di Indonesia.” pungkasnya.(e)

Facebook Comments