Operasi tiga hari, polisi Sha Tin denda 95 pelanggar aturan Covid

0
619
Petugas memberikan brosur tentang aturan jaga jarak sosial.(Foto: GovHK)
Contact US +852859865
Contact US +852859865

APARAT Satuan Tugas Khusus Distrik Shatin bersama polisi Shatin, Tin Sum dan Ma On Shan, mendenda 95 pelanggar aturan pencegahan epidemi Covid-19, selama operasi tiga hari 6-8 April.

Dilansir dari Dimsumdaily, Sabtu (9/4/2022), operasi bernama sandi Alltrail itu bertujuan mengingatkan masyarakat untuk secara ketat mematuhi aturan pencegahan epidemi.

Dalam operasi tersebut, petugas memberikan surat bukti pelanggaran (tilang) kepada 63 laki-laki dan 3 perempuan, karena diduga melanggar Peraturan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Larangan Berkumpul – Cap 599G).

Para pelanggar itu berusia 28 hingga 94 tahun. Mereka dirazia saat berkerumun di kawasan Sungai Shing Mun, sekitar perumahan ataupun pusat perbelanjaan luar ruangan.

Petugas juga memberikan surat tilang kepada 24 laki-laki dan 5 perempuan, dengan tuduhan melanggar Peraturan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Pemakaian Masker – Cap 599I).

Para pelanggar aturan wajib masker itu berusia antara 18 dan 85 tahun. Mereka dirazia saat tidak mengenakan masker di lokasi-lokasi tersebut di atas.

Berdasarkan keterangan pers Pemerintah Hong Kong 9 Februari 2022, orang yang melanggar Peraturan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Larangan Pertemuan Berkelompok – Cap. 599G) dapat dikenakan denda paling banyak HK$25.000 dan penjara paling lama enam bulan.

Orang yang ikut kegiatan pertemuan berkelompok yang dilarang aturan ini dapat membayar denda HK$ 5.000, agar dibebaskan dari dakwaan hukum atas pelanggaran tersebut.

Berdasar peraturan Cap. 599I, orang yang melanggar aturan ini dapat dikenai paling banyak denda tingkat 3, yakni HK$ 10.000. Selain itu, aparat dapat memberikan surat tilang kepada orang yang tidak memakai masker sesuai ketentuan.

Pelanggar yang kena tilang aturan wajib masker ini dapat membayar denda sebesar HK$ 5.000, agar dibebaskan dari dakwaan hukum atas pelanggaran tersebut dengan.(e)

Facebook Comments